Mata Pelajaran: Dasar-dasar Jurnalistik
Jurusan: Desain Komunikasi Visual (DKV)
Kelas: XI / XII – DKV 1,2,3
Nama Guru: Ahmad Zulfikri Rosyadi, S.Kom
Judul Proyek: “DENYUT KEHIDUPAN SEKOLAH”
1. Pengantar dan Latar Belakang
Selamat pagi, para jurnalis muda!
Sebagai siswa DKV, kalian tidak hanya dituntut untuk bisa menciptakan visual yang indah, tetapi juga mampu menyampaikan cerita dan informasi secara efektif. Jurnalistik adalah ilmu dan seni mengumpulkan, menulis, mengedit, dan menyajikan berita atau informasi.
Proyek ini menantang kalian untuk mempraktikkan siklus kerja jurnalistik secara lengkap: mulai dari mencari ide, melakukan riset dan wawancara, menulis berita, hingga menyajikannya dalam format visual yang menarik khas anak DKV. Objek liputan kita adalah lingkungan terdekat yang paling kita kenal: sekolah kita sendiri.
2. Tujuan Pembelajaran
Setelah menyelesaikan proyek ini, siswa diharapkan mampu:
- Melakukan riset dan menentukan sudut pandang (angle) berita yang menarik.
- Mempraktikkan teknik wawancara dasar untuk mengumpulkan informasi dari narasumber.
- Menulis naskah berita singkat dengan struktur 5W+1H (What, Who, Where, When, Why, How).
- Mengambil foto jurnalistik yang mampu “bercerita” dan mendukung isi tulisan.
- Bekerja sama dalam tim dengan pembagian peran yang jelas.
- Merancang dan menyajikan paket berita dalam format tata letak (layout) majalah dinding (mading) digital atau halaman majalah.
3. Tugas Utama
Setiap kelompok (terdiri dari 3-4 siswa) diwajibkan untuk membuat sebuah Paket Berita Investigasi Ringan mengenai satu topik spesifik di lingkungan sekolah.
Paket Berita ini harus terdiri dari:
- Satu Artikel Utama: Naskah berita sepanjang 400-600 kata.
- Galeri Foto: Minimal 5 foto berkualitas tinggi yang relevan dengan topik, lengkap dengan caption (keterangan foto).
- Desain Layout: Semua elemen (artikel dan foto) harus disajikan dalam bentuk desain layout 2 halaman (ukuran A4), seolah-olah untuk majalah atau mading digital.
- (Opsional/Nilai Tambah) Sebuah klip video wawancara atau liputan berdurasi 60-90 detik.
4. Pilihan Topik Liputan (Pilih Salah Satu)
Untuk memudahkan, berikut adalah beberapa ide topik yang bisa digali. Kelompok juga boleh mengajukan topik sendiri setelah disetujui oleh guru.
- Profil Inspiratif: Wawancara mendalam dengan salah satu guru, staf TU, penjaga sekolah, atau siswa berprestasi dengan kisah unik. (Contoh: “Di Balik Semangat Bapak/Ibu [Nama Guru] Mengajar”)
- Dapur Ekstrakurikuler: Liputan tentang kegiatan salah satu ekskul yang jarang disorot. (Contoh: “Melihat Latihan Keras Paskibra di Balik Layar”)
- Fenomena Jajan di Kantin: Investigasi ringan tentang jajanan paling favorit di kantin, cerita para penjual, dan kebiasaan jajan siswa.
- Wajah Jurusan Lain: “Sehari Menjadi Siswa [Nama Jurusan Lain]”. Meliput kegiatan praktik dan tantangan yang dihadapi siswa di jurusan yang berbeda.
- Spot Tersembunyi Sekolah: Mengungkap fungsi atau cerita di balik tempat-tempat yang jarang dikunjungi siswa, seperti gudang, ruang arsip, atau taman belakang.
- Isu Terkini: Mengulas tentang kebijakan baru sekolah (jika ada), seperti aturan parkir baru, program lingkungan, dll.
5. Pembagian Peran dalam Kelompok
Setiap anggota kelompok harus memiliki peran utama untuk melatih tanggung jawab:
- Jurnalis/Penulis (Reporter): Bertanggung jawab utama untuk melakukan riset, menyusun daftar pertanyaan wawancara, mewawancarai narasumber, dan menulis naskah artikel utama.
- Fotografer: Bertanggung jawab untuk mengambil semua foto yang dibutuhkan. Harus memahami cara mengambil foto yang memiliki nilai berita (menangkap ekspresi, detail, dan suasana). Juga bertugas melakukan editing foto dasar.
- Desainer Grafis/Layouter: Bertanggung jawab untuk mendesain tata letak akhir dari paket berita. Memilih font, mengatur posisi gambar dan teks, serta menciptakan harmoni visual yang enak dibaca.
- (Jika ada anggota ke-4) Videografer/Editor Video: Bertanggung jawab untuk merekam dan mengedit klip video pendek.
Catatan: Semua anggota wajib bekerja sama dalam menentukan ide dan sudut pandang berita.
6. Langkah-Langkah Pengerjaan & Tenggat Waktu (Timeline 4 Minggu)
- Minggu 1: Perencanaan & Riset
- Bentuk kelompok dan tentukan peran masing-masing.
- Pilih topik liputan dan tentukan sudut pandang (angle) yang spesifik.
- Buat proposal singkat (1 lembar) berisi: Judul liputan, daftar narasumber yang akan dihubungi, dan daftar pertanyaan wawancara utama.
- Output: Proposal Proyek diserahkan di akhir minggu ke-1.
- Minggu 2: Peliputan Lapangan
- Hubungi narasumber dan lakukan wawancara. (Jangan lupa rekam suaranya sebagai bukti & dokumentasi).
- Fotografer mengambil gambar di lokasi.
- Videografer (jika ada) mengambil rekaman video.
- Etika: Selalu perkenalkan diri, jelaskan tujuan, dan minta izin sebelum mewawancarai, memotret, atau merekam.
- Minggu 3: Produksi Konten
- Jurnalis/Penulis mulai menulis draf pertama artikel berdasarkan hasil wawancara.
- Fotografer memilih foto-foto terbaik, melakukan editing minor (crop, brightness/contrast), dan menulis caption untuk setiap foto.
- Videografer mulai menyusun dan mengedit video.
- Minggu 4: Desain, Finalisasi, dan Presentasi
- Serahkan naskah final dan foto-foto terpilih kepada Desainer Grafis.
- Desainer Grafis membuat layout.
- Seluruh kelompok melakukan proofreading (membaca ulang) untuk memastikan tidak ada salah ketik atau kesalahan informasi.
- Presentasi singkat hasil liputan di depan kelas.
- Output: Seluruh Paket Berita (PDF Layout, file .docx artikel, file foto, dan link video) dikumpulkan di akhir minggu ke-4.
7. Kriteria Penilaian
Penilaian akan didasarkan pada:
- Kualitas Tulisan (Bobot 35%): Kedalaman informasi, kejelasan (5W+1H), gaya bahasa, dan minimnya kesalahan ketik.
- Kualitas Visual (Bobot 35%): Komposisi & teknik fotografi, relevansi foto dengan artikel, kualitas video (jika ada).
- Desain & Tata Letak (Bobot 20%): Kreativitas layout, keterbacaan (tipografi), dan keselarasan visual secara keseluruhan.
- Kerja Sama Tim & Manajemen Waktu (Bobot 10%): Kekompakan saat presentasi dan ketepatan waktu pengumpulan tugas.
Selamat bekerja dan tunjukkan bahwa seorang desainer juga bisa menjadi jurnalis yang andal! Jadilah mata dan telinga bagi lingkungan sekolahmu.
Semangat!